Top News

FPI Online

FPI-Online.com - Pasuruan, Dalam rangka milad  yang ke 282 tahun, Ponpes Sidogiri  Pasuruan menggelar Seminar Ilmiah dengan tema " Rahmatan lil Alamin dalam bingkai Amar Makruf Nahi Munkar". Senin, 22 April 2019.

Dalam Seminar tersebut, pantia menghadirkan Habib Hanif Alathas, Lc Sebagai Narasumber yang mewakili FPI,   DR. M Saad Ibrahim sebagai perwakilan Muhammadiyyah dan KH Yahya Cholil Tsaquf sebagai perwakilan NU.

Usai pemaparan dari ke 3 narasumber, sesi tanya jawab yang sangat ditunggu oleh semua peserta dibatalkan oleh panitia dengan alasan keterbatasan waktu. Meski demikian ternyata perbincangan yang disaksikan banyak orang berlanjut sampai ke ruang makan.

Dalam perbincangan tersebut, Habib Hanif mempersoalkan beberapa hal  yang pernah dilakukan oleh Yahya Cholil Tsaquf yang belum lama ini  menghadiri sebuah Forum di Israel.

" Kunjungan antum ke Israel, apalagi duduknya begitu Mesra,, jangankan kita Umat Islam yg di Indonesia, Saudara-saudara kita yang di Palestina sakit  hati luar biasa dengan Kunjungan itu, mereka ramai-ramai mengeluh ke Kami yang ada di Indonesia, kunjungan antum menyakiti Umat Islam ! "   Tegas Habib Hanif.

Gus Yahya menjawab bahwa kunjungannya ke Israel untuk mencari solusi, karena orang Yahudi sendiri di berbagai tempat merasa menjadi sasaran kemarahan Umat Islam akibat apa  yang dilakukan  Israel terhadap Palestina. Meskipun faktanya, sebagaimana kita ketahui pada pertemuan tersebut Gus Yahya sama sekali tidak membahas tentang pembelaan terhadap Palestina, justru malah cenderung menyalahkan sebagian ajaran Islam  pada forum tersebut.

Habib Hanifpun menegaskan kembali bahwa yang dilakukannya itu menyakiti Umat Islam. Habib juga menyayangkan bahwa sikap Gus Tsaquf kepada sesama Umat Islam yang beda kelompok berbanding terbalik dengan sikapnya kepada Israel yang begitu mesra. " Kenapa dengan Israel begitu santun tapi dengan sesama muslim yang hanya beda pandangan atau kelompok sangat jauh,, seakan-akan adalah Islam Harbi " ungkap Habib Hanif.

Disamping itu beliau juga mempertanyakan nyinyiran Gus Tsaquf dalam status FBnya yang berbarengan dengan kunjungan  Habib Umar bin Hafidz, menurut Habib Hanif hal tersebut sangat menyakiti para habaib dan Pecinta habaib karena Habib Umar merupakan salah satu tokoh  rujukan dan panutan saat ini.

Gus Yahya menjawab bahwa status itu beliau tujukan kepada Da'i-Da'i  dari berbagai Negara seperti Yordania, Suriah, dll yang datang berceramah di wilayah Rembang dan sekitarnya. Menurut Yahya masyarakat pedesaan juga tidak faham apa yang disampaikan mereka sehingga hanya menjadi tontonan saja.

Lalu salah satu tokoh yang ada di forum tersebut mengatakan bahwa apapun alasannya,  status itu ditulis berbarengan dengan momen kedatangan Habib Umar bin Hafidz ke Indoesia, sehingga sangat sulit untuk melepaskan keduanya. Wajar kalau hal tersebut membuat para pecinta ulama dan habaib marah.

Habib Hanif juga menyoal pernyataan Gus Tsaquf dalam salah satu ceramahnya yang mengatakan bahwa Islam kita ini beda dengan Islam Arab, Islam kita Islam Nusantara,  kalau Islam arab datang dengan cara menjajah.

"Kalau Islam Arab dibawa datang dengan cara Menjajah, memang yang menyebarkan Islam di Arab itu siapa ? Yang menyebarkan itu langsung Rosulullah saw, Sahabat Nabi saw dan para tabi'in. Berarti mereka penjajah dong ? Ini fatal sekali Gus "   tegas Habib Hanif.

Lagi-lagi Gus Tsaquf menjawab bahwa jika melihat sejarah, dahulu itu penjajahan adalah hal yang biasa,  penjajahan baru dihapuskan  setelah perang dunia ke dua, sehingga saat itu penjajahan tidak menjadi masalah, sekarang saja yang bermasalah.

Mendengar hal itu habib Hanif Menegaskan bahwa apapun alasannya  kalimat penjajah tidak boleh dan sangat tidak pantas dinisbatkan kepada Nabi saw dan Sahabatnya.

Usai makan siang, saat diwawancarai wartawan Faktakini.com Habib Hanif Menegaskan " Saya tidak ada masalah dengan NU,  namun masalah saya dengan mereka yang menyakiti hati Umat Islam Khususnya Palestina ".

Sumber : faktakini.com

Masyarakat Nagara mengucapkan

Selamat & Sukses Atas Terpilihnya
HABIB MAHDI BIN YAHYA
(Ketua Tanfidzi DPD FPI Kalimantan Selatan)

Sebagai Anggota DPRD Tingkat ll
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Priode 2019 - 2024

MAKLUMAT FPI

Menghadapi situasi dan kondisi politik yang tidak menentu serta dalam upaya menjaga keselamatan agama mau pun keutuhan bangsa dan negara, maka Front Pembela Islam memberikan maklumat kepada umat, khususnya ke jajaran pengurus FPI, LPI dan sayap juangnya, untuk ; 

1. Menyiapkan kondisi Siaga 1 untuk menghadapi segala kemungkinan skenario terburuk. Termasuk didalamnya adalah membaca hizb nashir dan berdo'a memohon kepada Allah SWT agar memberikan pertolongan kepada umat Islam, bangsa dan negara.

2. Mengamankan suara pemilih untuk pemenangan capres hasil Ijtima Ulama, termasuk bila diperlukan dengan menjadi saksi di tiap TPS dan PPK.

3. Menjaga dan mengawal kotak suara hingga ke PPK agar tidak terjadi manipulasi mau pun kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif.

4. Menjaga dan mengawal keselamatan ulama dan para pemilih yang menjalankan hak politiknya.

5. Melawan segala bentuk kecurangan dalam Pilpres dan Pileg 2019.
Demikian maklumat ini dibuat agar menjadi perhatian kita semua.



Jakarta, 11 Sya’ban 1440 H / 16 April 2019 M
Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam

KH. Ahmad Shabri Lubis, S.Pd.I
Ketua Umum

H. Munarman, SH
Sekretaris Umum

Mengetahui,
Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA
Imam Besar
FPI-Online.com - Jakarta, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH Sobri Lubis, membenarkan adanya penolakan dari Habib Rizieq Syihab untuk bertemu Jokowi di Makkah. Beliau pun memastikan kabar itu bukanlah hoaks.

KH Sobri Lubis menjelaskan, tim sukses pasangan capres-cawapres 01, Jokowi dan Ma’ruf Amin, sebelumnya menghubungi pihak Habib Rizieq Syihab yang berada di Makkah.

Kepada imam besar FPI itu, mereka mengabarkan bahwa Presiden Jokowi akan memanfaatkan masa tenang Pemilu 2019 dengan melaksanakan ibadah umrah. “Mereka juga meminta kesediaan Habib Rizieq untuk menemui Jokowi,” ungkap Kiai Sobri saat dihubungi Indonesia Inside, Senin (15/4).

Menurut dia, mereka meminta agar Habib Rizieq bertemu Jokowi di salah satu hotel berbintang di Makkah. Selain itu, mereka juga menginginkan kesediaan Habib Rizieq untuk menemani Jokowi masuk ke dalam Kakbah.

“Tapi permintaan itu ditolak oleh Habib Rizieq. Beliau menolak bertemu dengan Jokowi, apalagi di masa tenang Pemilu ini,” ucap Kiai Sobri.

Dalam tradisi Kerajaan Arab Saudi, seorang kepala pemerintahan atau kepala negara muslim memang bisa diberi izin untuk masuk ke dalam Kakbah. Sebelumnya, mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden kedua RI Soeharto juga pernah mendapat perlakuan yang sama.

Sumber : Indonesia Inside
FPI-Online.com - Mekkah, Dikota suci Mekkah Imam Besar Umat Islam Habib Muhammad Rizieq Syihab beserta keluarga mendatangi TPS untuk memberikan dukungan kepada capres cawapres pilihan ijtima ulama yaitu Prabowo Sandi. (Jumat, 12 April 2019).

Dalam video yang diliput oleh FRONTTV Habib Rizieq Syihab mendatangi TPS bersama keluarga nya.

Berikut video lengkap detik-detik Habib Rizieq Syihab mendatangi TPS di Mekkah untuk memberikan dukungan suara kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno :



PENGUMUMAN
SEGERA DIBUKA!!!
PESANTREN RAMADHAN MARKAZ SYARIAH ke-6
Mega Mendung- Bogor
yang diadakan Tgl 01 s/d 20 Ramadhan 1440 H

Materi & Pengisi:

Kelas KUBRO
a. Tafsir Juz 'Amma Surat Adduha-An Nas (TAFSIR JALALAIN) 
KH. Asep Agus Sofyan

b. Hadits (FATHUL QORIBIL MUJIB:Syd Muhammad Maliki)
Hb Lutfie Alaydrus, Lc.

c. Fiqh (FIQIH ZAKAT, WAKAF, WASIAT, HIBAH)
Hb Muhamad Hanif Alatas, Lc.

d. Kaidah Fiqih (Mukhtashor Qawaid Fiqhiyyah:Hb Abdurahman Assegaf Ahqaf)
KH Asep Djaelani, Lc. MA.

e. Siroh (Tarikhul Hawadits :Abuya as-Sayyid Muhammad Almaliki)
Hb Hamid Alhamid, Lc.


f. Mustholah Hadits (Syarh Bayquniah :Dr. Zein Alaydrus)
Hb Muhamad Hanif Alatas, Lc.

g. Tasawuf (Risalah Almustarsyidin)
Hb Muhamad Husein Alathas, Lc.

h. Pengurusan Jenazah.
Hb Alwi Alaydrus

i. Seminar Palestina
KPA(Komisi Pembebasan AlAqsha)

Kelas SHUGRO
1. Aqidah (Aqidah Imam Haddad)
Hb Kamil Alhamid

2. Fiqih (Safinatu Najah)
Ust Ahmad Syihabuddin

3. Akhlaq (Bidaytul Hidayah)
Hb Idrus Alhabsyi, S.Fil.

4. Siroh (Mukhtashor Shuar Min Hayati As Shohabah)
Hb Agil Alatas


Kegiatan Pesantren Ramadhan:
Dzikir, Fikir, Tilawah, Khitobah, Riyadhoh, Tadabbur Alam & Tarawih Satu Setengah Juz Al-Qur'an Setiap malan sehingga Khatam Al-Qur'an pada malam 20 Ramadhan.

Syarat Peserta Pesantren :
1. Pria Muslim.
2. Aqil Baligh (Min 15 Tahun).
3. Sehat Jasmani Rohani.
4. Izin Orang Tua/ Wali.
5. Bisa Baca Al-Qur'an (Kls Shugro)/Bisa Baca Kitab Kuning (Kls Kubro).
6. WAJIB bayar INFAQ (untuk Buku,Jaket, Sertifikat, Sarana, Makan & Minum Selama 20 Hari Sebesar 1,5 Jt)
7. Bawa Kartu Pengenal spt KTP/Kartu Santri/Kartu Pelajar/SIM/Paspor dsb.

Dianjurkan Peserta Membawa:
1. Jaket & Selimut karena cuaca MS dingin.
2. Alat Tulis & Perlengkapan Mandi.
3. Pakaian Olahraga & Sepatu untuk bermain Futsal & Tadabbur Alam.

Keterangan: Pengisi,Materi Kajian & Kegiatan dapat Berubah.
Pendaftaran & Kedatangan Terakhir ke Markaz Syariah pada Tanggal 29 Sya'ban.

TEMPAT SANGAT TERBATAS

Info & Pendaftaran
1. Ust Asep Agus Sofyan
0813 1999 7212
2. Ust Ahmad Syihabuddin
0821 2380 5653

Facebook