Top News

FPI Online

FPI-Online.Com - Hilal Merah Indonesia Front Pembela Islam (HILMI FPI) terus membagikan bantuan kepada warga pasca banjir berupa kebutuhan logistik, pakaian, selimut yang masih di perlukan.

HILMI-FPI menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Berupa Selimut, Sarung, dan Pakaian Ke Para Korban Banjir Bandang di Dusun 4 Desa Dampala.

Cuaca yang belum bersahabat karena hujan yang terkadang masih mengguyur Desa Dampala mengakibatkan suhu dingin masih di rasakan Warga Desa Dampala "ini Pak cuaca kadang hujan kadang ada matahari, anak - anak rasa dingin terus pakaian juga lama keringnya" Ucap Warga Dusun 4 Desa Dampala.



Sumber : Kontributor LIF Poso
FPI-Online.Com - Morowali, Dua belas hari Pasca Banjir Yang Melanda Desa Dampala dan Le-le Masih Menyisahkan Lumpur di Rumah dan Sumur Warga.

Sumur sebagai sumber Air bersih Masyarakat Desa Dampala Masih belum dapat di gunakan Warga di karenakan masih adanya lumpur yang membuat air Sumur menjadi keruh.

Sebelas hari di dirikannya Posko HILMI-FPI di Desa Bahomotefe yang berjarak 3Km ke Desa Le-le dan Dampala. Posko HILMI-FPI Terus mendapatkan Laporan dari Warga Untuk Membersihkan dan Menguras Sumur - sumur mereka.


Rabu 29/06/2019 HILMI-FPI Kembali membersihkan dan Menguras Sumur Warga dari Lumpur dan Sampah Pasca Banjir Bandang Sabtu 08/06/2019 Silam.


Beranggotakan 13 Orang Laskar Pembela Islam yang di Pimpin Ustadz Sugianto Kaimudin Selaku Ketua DPD - FPI Sulteng, bertarung dengan lumpur dan sampah yang mengendap di dalam sumur warga.


Menggunakan Alkon, Dan Alat seadanya Relawan Membersihkan Lumpur hingga ke dasar Sumur dengan cara Relawan masuk ke dalam sumur, "Alhamdulillah hari ini kami membersihkan Lima Sumur Warga Dusun 4 Desa Dampala, dengan Alat Seadanya kami setiap hari terus membersihkan Sumur dan Rumah warga yang masih tergenang lumpur" Ucap Ustadz Sugianto Kaimudin.


Warga sangat bahagia akan kedatangan Tim Relawan HILMI-FPI untuk membersihkan Lumpur di Sumur mereka "Kami Sangat Bersyukur karena kami belum bisa menggunakan Air sumur untuk Minum dan Mencuci karena masih kotor dan Pipa Pompa Air kami macet  tersumbat lumpur" Ucap Warga Dusun 4 Desa Dampala.

Sumber : Kontributor LIF Poso
FPI-Online.Com - Tanah Laut, Dewan Perwakilan Cabang Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Bati-Bati, Kalimantan Selatan, hari ini Rabu (19/6/2019) pukul 16.00 Wita, Terakhir melakukan aksi Galang Dana untuk membantu para korban Bencana Alam di daerah Kintap, Tanah Bumbu dan Kota Baru Kalimantan Selatan yang mana saat ini masih banyak daerah-daerah yang terendam banjir akibat curah hujan yang masih tinggi.

Di hari terakhir Galang Dana Sebagian Wilayah Bati-Bati di landa hujan yang sangat deras , Walau menunggu Beberapa jam akhirnya galang dana terakhir bisa di mulai pada Pukul 16.30 Wita walau masih gerimis, semangat juang relawan yang sangat tinggi  untuk mengumpulkan dana dijalanan dari para dermawan yang melintasi jalan Ahmad Yani Desa Bati-Bati.

Kami DPC FPI dan MPI Kecamatan Bati-Bati berterimakasih banyak kepada seluruh anggota FPI  yang ada di Tanah Laut yang sudah bersedia ikut Membantu galang dana yang berada di Bati-Bati selama 5 hari.

Hasil akhir penggalangan dana Daerah Kintap, Tanah Bumbu dan Kota Baru.

Tanggal 15 Juni 2019 (Sabtu)
Rp. 2.683.800

Tanggal 16 Juni 2019 (Minggu)
Rp.4.193.800

Tanggal 17 Juni 2019 (Senin)
Rp. 2.362.500

Tanggal 18 Juni 2019 (Selasa)
Rp. 2.085.000

Tanggal 19 Juni 2019 (Rabu)
Rp. 1.070.000

Total akhir keseluruhan galang dana berjumlah Rp.12.395.100,00

Semoga apa yang dilakukan oleh para relawan dari DPC FPI Kecamatan Bati-Bati beserta sayap juangnya dapat membatu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah Banjir.

Foto : Aksi Galang Dana Terakhir Untuk Korban Bencana Alam Daerah Kintap,Tanah Bumbu dan Kota baru, Rabu (19/6/2019).






Penulis: Ilham Hanafi, Editor   : Subhan
DPW FPI Kab. Tanah Laut (Kalsel) 2019
FPI-Online.Com - Morowali, Dampala adalah salah satu lokasi terparah terdampal banjir yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 08 juni 2019. Dampala yang merupakan bagian dari kab.Morowali ini menyisahkan problem sampai hari ke 12 pasca banjir. (Selasa, 18 Juni 2019).

Problem yang terjadi adalah ketika air banjir surut, rumah-rumah, sekolahan, masjid terendam lumpur yang sangat tebal.

Malam ini tepatnya Selasa, 18 Juni 2019 jam 22.00 wita, Relawan FPI - HILMI memutuskan melakukan pembersihan salah satu fasilitas umum yaitu TK/Paud yang terletak didesa Dampala. Geliar para relawan FPI tak surut walaupun pembersihan dimulai pada jam 22.00 wita dan berakhir jam 00.30 dini hari.

Sesekali terdengar takbir dan nasyid FPI sebagai penyemangat,Tiupan angin dari arah laut membuat suasana sangat dingin,namun dengan berjibaku dengan lumpur dan pancaran air tak membuat laskar FPI yang dipimpin oleh Ust. Sugianto kaimudin berkeluh kesah.
Terus semangat dan niatkan iklas karna allah dengan tekat pantang kembali sebelum bersih ungkap Ust. Sugianto kaimudin.

Di sela-sela istirahat ngopi kepala Tk/Paud ibu Dorkas Parubak menyatakan ucapan terima kasih yang mendalam atas bantuan FPI dalam membersihkan sekolah ini.

Saya berterima kasih kepada FPI karena terus sejak 2 hari paska banjir saya sudah laporkan kepada pihak pemerintahan namun tidak ada tanggapan dan alhamdulillah tadi sore (18/06/2019) saya ketemu dengan tim FPI dan melaporkan tentang sekolah kami yang penuh dengan lumpur dan malam ini langsung mendapat respont.

Murid-murid sudah mau sekolah tapi tempat ini masih penuh lumpur,makanya saya sangat berterimah kasih kepada FPI ungkap ibu Dorkas Parubak selaku kepala sekolah dihadapan ketua DPD FPI Ust. Sugianto kaimudin dan salah satu pengurus DPW FPI Kab. Morowali Ust. Armin.

Dimalam ketika semua masyarakat sedang terlelap tidur FPI sedang berjibaku dengan lumpur dan Air ini semua kami lakukan demi satu harapan Ridho Allah SWT sekaligus menjadi visi misi FPI pelayan ummat dan pembela agama.

Kita hanya bekerja dan terus berbakti kepada masyarakat,biarlah hak Allah SWT yang akan memberikan nilai dari apa yang kami lakukan ungkap Ust. Sugianto kaimudin mengakhiri keterangannya.







FPI-Online.Com - Sulawesi Tengah, Seminggu lebih berselang Relawan HILMI-FPI Sulteng setiap hari terus berjibaku dengan lumpur di Desa Dampala dan Le-le Pasca Banjir Bandang Jum'at 07/06/2019.

Selasa 18/06/2019 Relawan HILMI-FPI Sulteng Membersihkan 7 Buah Sumur dan 1 Buah Rumah Warga Yang Terendam Lumpur di Desa Dampala.

14 Relawan di Bagi 2 Kelompok Untuk Membersihkan Sumur dan Rumah Warga di Desa Dampala, Menggunakan Alkon, Sekop, Cangkul, dan Linggis Relawan Membersihkan Lumpur Kayu,  dan Pepohonan yang terbawa Banjir Bandang.

Terimakasih Kepada FPI yang setiap hari terus membersihkan rumah - rumah dan sumur di Desa Ini dari Lumpur akibat banjir, Ujar Bpk.Aswan Manan Selaku Kepala Desa Dampala.








Sumber : Kontributor FPI Sulteng

Alhamdulillah, Penghargaan dari Kementrian Agama Palestina kepada  Komite Pembebasan al-Aqsho Front Pembela Islam KPA - FPI (Sayap juang FPI  bidang perjuangan Palestina) atas jasanya yg terus memperjuangkan kemerdekaan palestina dari berbagai Aspek. Mohon doa dari semua Muslimin dan Muslimat agar FPI terus Istiqomah dalam memperjuangkan Palestina.



Facebook