Selasa, 29 Januari 2018

FPI-Online.com - Jakarta, Seperti biasa, untuk kesekian kalinya, para pendukung Paslon Petahana di Pilpres 2019 kembali menebar berita hoax. Hoax, hoax dan hoax, merekalah pabriknya termasuk hoax terbesar "Mobil Ghoib Esemka".

Dan kali ini Adian Napitupulu dan Ade Armando pelakunya. 

Keduanya menebar hoax dan fitnah, bahwa Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab telah menyerukan seluruh anggota FPI dan simpatisannya untuk "mengundurkan diri secara massal dan mencabut dukungan untuk Prabowo - Sandi, usai mendengar pernyataan Hasjim adik kandung Prabowo soal PKI."

Akankah mereka beraniengakui kesalahan telah menebar hoax dan meminta maaf? Mustahil! Keberanian Ratna Sarumpaet jauh lebih baik dari mereka.
Sebarkan Lewat:

Unknown

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda