FPI Online - Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kab.Poso Hingga Rabu (11/9/2019) si jago merah yang melahap hutan dan lahan di 6 Desa Kabupaten Tojo Una-una masih belum dapat di kendalikan.

Tiupan angin kencang, dan sulitnya lokasi menghambat proses pemadaman Api yang membakar hutan dan lahan, di tambah asap hasil kebakaran hutan yang sudah mengganggu aktivitas warga di 6 desa Kabupaten Tojo Una-una.

Dampak akibat kebakaran ini maka lahan pertanian masyarakat ikut terbakar dan menyebabkan penghasilan masyarakat dari pertanian otomatis hilang.

Maka dari itu masyarakat saat ini sangat membutuhkan uluran tangan kita semua untuk menyambung hidup mereka.

"Kami menanam dan menunggu selama 5 tahun dan akhirnya ludes hanya dalam beberapa menit" ungkap Kepala Desa Malewa menjelaskan.

Bantuan logistik di prioritaskan di desa Tanamawau di karenakan desa tersebut yang paling parah terkepung Api dan Asap Tebal sehingga kemarin 10/9/2019 warga masyarakat desa tersebut sempat di evakuasi di desa Kabalo dan di kembalikan lagi setelah asap mulai berkurang

Baca Juga : FPI Kalsel Fast Respont Dalam Bencana Kebakaran Di Jalan Alalak Selatan Kec Banjarmasin Utara

Laskar Siaga Bencana Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Kab.Poso yang di Pimpin langsung Ustadz Sugianto Kaimudin, tak hanya membantu memadamkan api, mereka juga membagikan Masker, Air Mineral dan Mie Instant untuk warga dampak kebakaran di 6 Desa Kab.Tojo Una-una.

"Saat ini kami juga membagikan masker dikarenakan udara yang kurang baik akibat adanya kebakaran hutan, dan juga air mineral dan mie instant untuk warga, bantuan ini kami dapatkan dari Warga Kabupaten Poso yang di kumpulkan oleh teman - teman DPW yang terus menggalang bantuan untuk korban kebakaran di Tojo Una-una" Ungkap Ustadz Sugianto Ketua Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam Sulawesi Tengah.

Baca Juga : FPI Sungai Hulu Utara Kembali Turun Jalan Galang Dana Untuk Korban Kebakaran

Laskar DPW-FPI Poso juga membagikan obat tetes mata pada warga yang mulai merasakan perih pada mata akibat asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tojo Una-una.

Tak lupa Ustadz Sugianto Kaimudin mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Poso yang sudah memberikan bantuan untuk korban kebakaran hutan dan lahan di 6 Desa Kabupaten Poso.

"Kita terus menggalang bantuan karena saat ini masyarakat yg menggantungkan hasil perkebunan untuk menghidupi keluarganya tak bisa berharap banyak dikarenakan tanaman kakao mereka hangus terbakar sehingga mereka perlu di bantu", ungkap ustadz Sugianto.

Ketua DPW FPI Poso ustadz Kasmuri juga terus menginstruksikan kepada pengurus serta para laskar untuk menggalang bantuan untuk para korban kebakaran.






Sumber : DPW FPI Poso
Kontributor LIF Selteng
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda