FPI Online - Samarinda, Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Samarinda beserta sayap juang Laskar Pembela Islam (LPI) dan Badan Anti Teror Front (BATF) Kaltim mengambil tindakan atas beredarnya meme tentang rencana event digelarnya lomba Lipsync waria yang mana menjadi salah satu bentuk hiburan yang akan dilaksanakan oleh panitia untuk pembukaan kolam pemancingan "Sangga Buana" yang beralamat di Jl. Tanggul Ring Road 2 Lok Bahu , Samarinda. (Sabtu, 26 Oktober 2019).

Langkah ini sendiri diambil setelah beredarnya meme dimedia sosial yang meresahkan umat Islam mengenai rencana kegiatan hiburan tersebut yang menampilkan waria sebagai fokus hiburannya.

DPW FPI Samarinda sendiri dipimpin langsung oleh Haji Syamsir Alam sebagai Ketuanya dan turut serta Pangda  LPI Kaltim dan Komandan BATF Kaltim karena lokasi acara tersebut berada diarea Kota Samarinda.

Bersama unsur Umat Islam lainnya yang tergabung dalam FMPKS (Forum Masyarakat Peduli Kota Samarinda) diadakanlah mediasi antar panitia penyelenggara dan perwakilan dari FPI yang bertempat di Kantor Sekretariat Syarikat Islam yang beralamat di Jl. Panglima Batur dan dihadiri oleh Saudara Annas selaku Ketua Syarikat Islam Kaltim, serta disaksikan pula oleh perwakilan Polresta Samarinda.

Hasil poin kesepakatan dari mediasi ini adalah diantaranya :
1. Panita berkomitmen untuk meniadakan lomba lipsync waria.
2. Panitia tidak akan melibatkan waria dalam event yang mereka selenggarakan.






MF Balikpapan
Sumber : Fajrianur
Kontributor LIF Kalimantan Timur
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda