FPI Online - Imam Daerah DPD FPI Lampung Habib Umar Syarif bin Abdillah Assegaff pada pukul 12.30 waktu setempat mendapat laporan dari masyarakat kalau di daerah Pekor Way halim akan ada pemuteran film LGBT. (Selasa, 12 November 2019).

Informasi yang diterima oleh Imam Daerah FPI Lampung segera di teruskan ke Ketua DPD FPI Lampung yaitu Ustadz Hi Fidyan Fuad berkoordinasi dengan Sekretaris dan Wakabid nya, dengan sigap DPD FPI Lampung mereapons laporan tersebut, bersama Laskar FPI langsung berberak berkoordinasi dengan para anggota dan Tim BHF (Bantuan Hukum Front) Lampung yaitu Qiyai Hermawan SH.

Baca Juga : Inilah Alasan Mengapa FPI Bersama ABR Membubarkan Pemutaran Film Kucumbu Tubuh Indahku

Aksi tersebut di pimpin langsung oleh ketua DPD FPI Lampung Ustadz Fidyan Fuad. Sekitar jam 2.30 waktu setempat, DPD FPI tiba di lokasi, langsung berkoordinasi dengan pihak penyelenggara dan keamanan setempat. Kami meminta di bubarkan acara tersebut, tidak lama acara langsung bisa di hentikan dan di bubarkan.

Baca Juga : Bertempat Di Majelis Ta'lim Nurul Musthofa, FPI Balangan Sambut Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Ketua DPD FPI Lampung menjelaskan "Kami berdialog dengan pihak penyelenggara, ada juga dari pihak Kepolisian Polresta Bandar Lampung, Kanitnya juga hadir. selain di hentikan dan di bubarkan, DPD FPI Lampung juga neminta agar tidak ada lagi film-film yang merusak moral dan melanggar syari'at di putar dan mengotori di kota Bandar Lampung dan Lampung". Ujar Ustadz Hi Fidyan Fuad.

"Kami juga sampai sekarang masih memantau di lokasi tersebut, dua laskar ditempatkan untuk tetap bersiaga di lokasi, berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi Lampung yang memang menjaga keamanan di sekitaran Pekor Way Halim". Penjelasan dari Ketua DPD FPI Lampung.
















Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda