FPI Online - Balikpapan, Aliansi Muslim Bersatu Balikpapan bersama FPI dan berbagai ormas daerah dan nasional yang tergabung dalam Balikpapan Aksi Bela Muslim Uyghur melakukan long mach dimulai dari halamam parkir toko aneka pekakas Ace Hadeware dan Bank Bukopin menuju simpang 3 Pusat sentra bisnis kota Balikpapan tepatnya simpang Plaza Balikpapan. (Ahad, 29/12/2019).

Aksi dimulai sekitar pukul  07.00 Wita pagi ratusan masa yang hadir yang terdiri dari berbagai ormas islam dan daerah serta ormas nasional berkumpul untuk selanjutnya melakukan long mach menuju titik aksi, aksi long mach ini diisi orasi-orasi mengecam tindakan kemanusian yang keji yang dilakukan oleh pemeintahan China kepada muslim Uyghur dari atas Mobil truk komando sepanjang jalan.

Ratusan masa dari berbagai ormas dan elemen  masyarakat hadir dari ormas Islam seperti FPI, GNPF, Annas, PMA, PSB, FMB, juga dari berbagai ormas daerah seperti Laskar Gepak, Laskar Pangeran Antasari, Laskar Elang borneo, Ramong Kutai, HMPI, Partai PKS, Mujahidah Serta Komunitas emak-emak Balikpapan juga ormas lainnya.

Baca Juga : FPI Kaltim Dan DPW FPI Samarinda Berbagi Sedekah Jum'at

Setiba di simpang 3 Balikpapan Plaza peserta aksi mulai merapikan barisan dan memisahkan barisan antara ikwat dan akwan selanjutnya mendengarkan orasi daripada perwakilan ormas, pemuda dan element masyarakat.

Sebagai orasi pertama Ustadz Masyhud menyampaikan bahwa sebagai warga Indonesia wajib hukumnya untuk memiliki rasa kemanusiaan selanjutnya orasi oleh GNPF Ulama Ustadz Fahrurozy, ketua DPW FPI Kota Balikpapan Habib Umar Al Qodrie dan orasi oleh Tokoh-tokoh pemuda seperti dari PMA Rona F.H Siregar, Agus dari KPEHR serta Syam Organizer.

Dalam Aksi Bela Uyghur di Balikpapan ini menyampaikan tuntutan atas kondisi kemanusian yang terjadi kepada Muslim Uyghur atas tindakan tidak berprikemanusiaan oleh. Pemerintah China (RRC) Yaitu meminta pemerintah kota Balikpapan menyampaikan Aspirasi masyarakat Balikpapan utk di sampaikan pada pemerintah pusat dengan  statmen diantaranya :

1. Mengutuk keras atas tindakan pemerinta RRC terhadap Masyarakat Muslim Uyghur di xiangxiang China yg tidak berprikemanusian & sangat biadab.
2. Meminta pemerintah untuk mengevakuasi kerjasama dengan RRC dalam segala bentuk.
3. Meminta pada pemerintah utk menyuarakan melalaui lembaga Dunia PBB atas tindakan Genosida muslim Uyghur oleh RRC.

Baca Juga : Pengawalan Oleh FPI Kaltim Dan DPW FPI Di Ponpes Modern Ihya Ulumuddin Samarinda

Dengan tuntutan tersebut Aliansi Umat Muslim Balikpapan, FPI beserta ormas islam dan ormas lainnya, meminta semua lapisan pemerintahan mulai dari tingkat daerah hingga pusat serius menanggapi kejadian dunia ini.

Dalam Aksi dikawal oleh 350 Personil dari gabungan TNI-Polri untuk membantu pengamanan acara aksi,  tampak Pula Bang Fuad peserta Gowes 212 dari Balikpapan menuju ke Jakarta dalam Reuni Mujahid 212 2019 yang lalu ikut bersama peserta long mach Aksi Bela Uyghur.

Baca Juga : FPI Kaltim Menjadi Motor Penggerak Aksi Damai Bela Muslim Uighur Di Samarida

Aksi Damai Bela Muslim Uyghur ini diterima oleh Kapolresta Balikpapan Bpk. AKBP TURMUDI di lokasi aksi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga kota Balikpapan yang melakukan aksi Damai ini sehingga berjalan baik lancar serta tetap menjaga kondusifitas kota Balikpapan.







Sumber & Liputan : MF Balikpapan
Kontributor LIF Kalimantan Timur
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda