Sigi - Hari ke tiga pasca banjir bandang yang terjadi di Desa rogo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi masih menyisahkan penderitaan warga ,di mana Rumah - Rumah mereka tertimbun lumpur, dan kayu yang terbawa arus banjir.

Rabu (17/09/2020) merupakan hari ke tiga Hilal Merah Indonesia Front Pembela Islam  Sulawesi Tengah melakukan Upaya pemasangan tanggul di hulu Sungai, di mana sungai ini menyebabkan banjir bandang Yang Sangat Deras dan membuat puluhan rumah tertimbun Oleh Longsoran tanah dan lumpur.

Dalam Pembuatan tanggul ini menurunkan puluhan laskar  yang di pimpin langsung oleh Ustad Sugianto Kaimudin ketua FPI Sulteng dan Ust.Naim Panglima Daerah Laskar Pembela Islam Sulawesi Tengah, relawan menggunakan karung Kemudian di Isi Oleh Pasir Untuk Menutup Jalan - Jalan Air Yang Mestinya Itu bukan Jalan Air Tetapi Karna Banjir Yang Sedemikian Rupa Sehingga Melewati Itu dan Masuk ke Perkampungan Warga.

Pembuatan Tanggul ini di Laksanakan Atas Permintaan Dari Pemerintah Desa tepatnya Sekertaris Desa Yang Ada di Rogo.

"Iya pak tanggul ini sangat berguna tuk menghambat air yang akan memasuki kampung, karena air yang belum surut jika di biarkan kampung akan terus terendam air" Ungkap Sekretaris Desa Rogo.

"Hari ini air masih cukup deras dan masih tinggi hingga betis orang dewasa, kami juga mendirikan posko kemanusiaan agar kami bisa terus memantau kondisi banjir dan dapat membantu warga sekitar baik evakuasi barang atau membersihkan sisa banjir" Jelas Ustad Sugianto Kaimudin

Relawan juga menjelaskan bahwa keberadaan HILMI-FPI Sulteng di lokasi hingga banjir surut dan warga dapat kembali ke rumah mereka.

 








Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda