FPI Online - Aceh, Hilal Merah Indonesia Front Pembela Islam (HILMI FPI) Provinsi Aceh bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah meringankan beban Muslim Rohingnya yang terdampar ke Aceh, yang sekarang di tempatkan digedung BLK Kandang Muara Dua, Kota Lhoksemawe. (Sabtu, 12 September 2020).

Bantuan yang kami bawa berupa air mineral dan nasi bungkus untuk semua pengungsi dan petugas (420 bungkus) dan kami rencana dalam dua hari ini akan membuka posko di lokasi pengungsi untuk dapat bersama-sama ormas lain atau lembaga lain dalam meringankan beban tamu kita dari Rohingnya, baik bantuan berupa meteril atau bantuan moril.

Dan juga kami akan berusaha mendirikan Musalla dharurat bagi mereka agar mereka dapat beribadah dengan aman dan berjamaah serta mudah dalam kita memberi siraman rohani kepada mereka, karena pada umumnya mereka sangat dangkal pemahaman agamanya diakibat mereka dilahirkan dan hidup di negri yang dijajah oleh bhudha dan mesjid-mesjid mereka ditutup dan mereka tidak bebas untuk belajar Islam (menurut pengakuan mereka).

Maka menurut kami, mereka sangat perlu diselamatkan agar tidak jadi korban pedangkalan aqidah dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. Karna kaum misionaris tidak pernah diam untuk menghancurkan aqidah mereka, maka jangan sampai mereka jadi mangsa kaum misionaris.

Menurut hemat kami mereka masih tidur ditempat yang belum layak, mereka masih banyak yang tidur diatas semen cuma beralaskan tikar pelastik dan juga tidak ada musalla, maka kami pikir sangat perlu musalla, jika ada yang mau membantu lewat kami, maka kami akan mendirika tenda untuk musalla.

Mereka juga masih sangat kekurangan dalam segala hal, karena pemerintah daerah tidak menangung mereka karena alasan pandemi, untuk makan mereka cuma dipikirkan oleh ACT, dan untuk pakaian masih sekedar pakaian bekas sumbagan dari masyarakat, maka sangat perlu kita bantu mereka, apalagi mereka paling cepat 1 tahun akan menetap disini.

Maka kami FPI Aceh sangat mengharapkan dukungan FPI seluruh Indonesia untuk FPI Aceh dalam meringankan beban saudara kita, mereka adalah kaum madhlumin, mereka adalah tamu kita, mereka adalah kaum muhajir yang lari untuk menyelamatkan iman mereka, jangan sampai mereka lepas dari mulut harimau masuk dalam mulut buaya, artinya mereka lari dari kaum budha dan sampai kesini mereka dikristenkan.

Ttd
Imam FPI Aceh





Sumber : DPD FPI Aceh
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda