FPI Online - Ratusan Massa FPI Kota Makassar melakukan Demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Makassar pada Jum'at, 11 September 2020.

Masa FPI bersama Umat Islam kota makassar menuntut agar Ranperda miras yang mana salah satu pasalnya akan melegalkan penjualan miras secara Online di batalkan karena tidak sesuai dengan Perda kota makassar tentang pengawasan dan pengendalian minuman berakohol no 4 th 2014. Masa FPI menduduki gedung DPRD Kota makassar mulai dari pukul 13:30 sampai 17:30, massa FPI dan Umat Islam benar-benar menunggu sidang Paripurna Ranperda miras selesai, karena sidang paripurna di mulai pukul 15:10 dan Alhamdulillah seluruh Fraksi menolak yang mana awalnya hanya Fraksi PKS dan PAN yang menolak.

Tetapi setelah DPW FPI Makassar melakukan dialog pada tgl 27 Agustus lalu pada Fraksi PKS untuk memberikan dorongan tetap komitmen pada penolak Ranperda tersebut serta FPI Makassar menjabarkan secara detail sebab dan akibatnya apabila Ranperda Miras di Sahkan.

Mulai dari sisi Agama, Ekonomi, Hukum dan Politik FPI Makassar menjabarkan semua asbab dan musababnya dan alhamdulillah... hasilnya menuai simpatik pada Fraksk Partai lain yang ikut serta pada Fraksi PKS untuk menolak Ranperda miras tersebut.

Setelah Paripurna berlangsung dan berakhir pada pukul 17:10 hasilnya Ranperda Miras di BATALKAN seluruh Fraksi partai komitmen menolak kecuali Fraksi partai dari GERINDRA-DEMOKRAT dan PDI-P. Sedangkan Fraksi PDI-P tidak hadir dalam sidang tersebut.

Akhirnya massa FPI yang masih melakukan demonstrasi pulang dengan tertib setelah mendapat informasi bahwa hasil Rapat Paripurna Ranperda Miras di batalkan.




Sumber DPW Makassar
Kontributor LIF Makassar
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda