FPI Online - Aceh, Kami atas nama FPI Aceh dan juga mewakili bangsa Aceh Pecinta keadilan Mengutuk keras tindakan anarkisme dan radikalisme yang dilakukan oleh oknum atau gerombolan berseragam polisi terhadap massa pengunjuk rasa UU cilaka,  baik yang terjadi di ibukota  Jakarta atau didaerah daerah lainnya, karena setiap rakyat indonesia bebas menyampaikan pendapat didepan umum, dan bilapun terjadi tindakan anarkis dari para demonstan itu para pelaku  anarkis harus diproses sesuai hukum yang berlaku (sesuai undang undang) bukan pemukulan yang membabi buta, karna tindakan yang membabi buta tak layak dipertontonkan oleh aparat penegak polisi karena polisi adalah yang mengayomi rakyat bukan pembunuh dan bukan penjajah bagi rakyat. Kami atas nama rakyat cukup malu melihat tindakan aparat yang radikal yang dipertontonkan kepublik bahkan bisa ditonton diseluruh belahan bumi, dunia luar bisa menelai seolah olah indonesia bukan negri yang merdeka dan bukan negri hukum sehingga aparat bisa menindas rakyat seenaknya dan semaunya. 

 

Jangan dikit dikit nuduh rakyat radikal , bahkan nuduh ormas islam radikal dan anarkis tetapi yang ditonton oleh rakyat selama ini yang radikal dan anarkis bukan dari rakyat biasa tapi dari oknum aparat, masak melawan rakyat yang tak punya senjata dengan senjata ..? Aneh kemana hati nurani oknum aparat yang rame rame mengoroyok rakyat yang tak berdaya, bahkan memukul rakyat seperti memukul binatang yang hina..?


Bahkan mereka para oknum preman berbaju dinas memperlakukan  rakyatnya sendiri seperti tindakan ISIS yang  biadab ini tak beda  mereka dengan isis dan teroris. Maka kami desak bapak kapolri untuk menangkap oknum aparat yang sudah dirasuki syethan berfaham radikalis dan anarkis bila ingin polisi dicintai oleh rakyat dan akan selalu bersama rakyat, karena kedaulatan indonesia ada ditangan rakyat bukan ditangan penguasa, maka sepatunya semua polisi tidak menjadi alat penguasa untuk mempertahankan kekuasan dengan membantai rakyat...!

Bila tindakan kekerasan dari oknum aparat dibiarkan maka jangan pernah menghrap polri akan ada dihati rakyat tetapi malah sebaliknya akan jadi musuh rakyat.


Dan juga kami harap kepada semua yang telah melakukan tindakan kekerasan diluar kewajaran untuk segera bertaubat sebelum terlambat karena kehidupan bukan cuma didunia tapi kehidupan akan ada diakhirat nanti anda semua akan diminta pertanggung jawaban disisi Allah swt..! 


Dan juga kami ingatkan bapak Kemenag RI tak usah capek cari dimana sumber radikalis ngak usah nuduh pesantrin sebagi sumber radikalis ngak usah nuduh hafizd al quran sebagai sumber radikalis tapi ayo buka mata siapa yang radikal selama ini , siapa yang menembak rakyat ...? Siapa yang gebukin rakyat secara membabi buta..? Siapa yang menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan dari semenjak 411 sampai sekarang. Kalau mau membuka mata dan hati maka bapak mentri akan tau siapa yang radikal dan dari mana lahirnya radikal..?


Yang terakhir kami desak presiden Jokowi untuk segera mengambil langkah yang bijak sana demi rakyat dan keutuhan NKRI yaitu untuk segera mengundurkan diri dari jabatan presiden untuk keselamatan dan kemuslihatan, karna mengundurkan diri adalah langkah yang bijak dan berwibawa tetapi mempertahankan kekuasan adalah langkah yang rugi dunia akhirat..!


Ttd

Imam FPI Aceh

Tgk Muslim at thahiri



 

Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda