FPI Online - Jakarta, Laskar FPI Balikpapan amankan seorang yang patut diduga sebagai pencopet memanfaatkan keraiman umat disaat kepulangan Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab ke Indonesia. (Selasa, 10 November 2020).


Bukan saja peringatan Hari Pahlawan Nasional namun juga hari yang paling bersejarah dan bagia suka cita khususnya umat Islam Indonesia serta masyarakat pecinta Habib Rizieq Shihab di sebabkan di hari yang monumental itu sang Imam Besar Umat Muslim Indonesia tiba di tanah air selama 3 tahun lebih di negeri Arab Saudi. Jutaan umat Islam menjemput nya dari bandara internasional Soekarno Hatta terminal 3 hingga menuju ke rumah beliau sekaligus Markaz DPP FPI. Moment ini tidak di sia-siakan oleh  pengurus DPW FPI Balikpapan dan para laskarnya yang ikut terbang dari Balikpapan ke kota Jakarta ini.


Berbaur denga masa yang jumlahnya jutaan tersebut Oki M Alfiansyah selaku sekwil DPW FPI Balikpapan dan Wali Laskar nur hanafi, Dimas, Tofan dan Ardani turut pula berbaur di lautan manusia yang di iringi sholawat untuk menjemput dan mengiringi imam besar umat Islam Habiba Rizieq Syihab.


Saat tiba di depan jalan Petamburan ada insiden dimana saat masa selesai mendengar sambutan dan wejangan dari imam besar Habib Rizieq Syihab di atas mobil komando, ada seseorang yang di ketahui mencopet handphone milik salah satu umat atau jamaah yang hadir dengan sigapnya Wali Laskar Balikpapan nur hanafi mengamankan dari hal-hal yang tidak di inginkan maka wali Laskar nur hanafi membawanya ke Markaz DPP LPI dengan tenangnya seseorang yang di duga copet ini pasrah di giring nya.


"Ini dia saya amankan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan karena jumlah orang nya ini sangat banyak khawatir kalau ada provokasi dari orang yang tidak bertanggung jawab" ujar nur hanafi selaku wali Laskar Balikpapan.


Semoga acara penyambutan kedatangan imam besar umat Islam Habiba Rizieq Syihab ini berjalan meriah penuh suka cita Kemenhan Umat Islam.





 

Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda