FPI Online - Makassar, Hujan yang turun di kota Makassar dalam beberapa hari ini dengan intensitas yang cukup tinggi disertai angin kencang mengakibatkan banjir di beberapa titik diantaranya kawasan Antang, Manggala dan Rappocini. (Ahad, 20 Desember 2020).

Team Relawan DPD FPI Sulawesi Selatan dan DPW HILMI-FPI yang di Komandoi langsung oleh Habib Muhammad Shahab selaku ketua DPD HILMI segera menurunkan relawannya sejak semalam pukul Sabtu, 19 Desember 2020, Pukul 20.00 Wita untuk membantu mengevakuasi penduduk yang rumahnya kebanjiran, ada yang sampai sebatas leher orang dewasa. Relawan bertahan berjaga-jaga di Lokasi banjir hingga pukul 02.30 Wita dini hari untuk megantisipasi hujan susulan.  

Banjir yang terjadi di kota Makassar biasanya  dikarenakan curah hujan yang terus menerus terjadi dengan durasi yang lama kemudian membuat tampungan air seperti sungai, danau maupun laut bahkan Bendungan meluap sampai kerumah-rumah warga.  

Selain itu dikaitkan juga dengan kebiasaan masyarakat yang sering membuang sampah disembarang tempat yang mengakibatkan tersumbatnya aliran air menuju tampungan air yang kemudian menimbulkan genangan banjir. 

Bencana banjir seringkali kali terjadi di kota-kota besar tidak terkecuali di Kota Makassar yang juga merupakan daerah Kota Metropolitan yang banyak pembangunan pengembangan perumahan-perumahan sehingga kurangnya daerah resapan air. 








Sumber :

Osbah Yahya

LIF Makassar

 

Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda